by

Anti Main-main, DPMD “Warning” 74 Penjabat Kades

BENGKULU SELATAN | DESA.zone Tertundanya pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) defenitif di 74 desa se-Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, hingga batas waktu belum ditentukan, tidak berarti akan membuat para Penjabat (Pj) Kades berleha-leha.

Pasalnya, dalam masa pancaroba —bersamaan jelang Pilkada— ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) setempat —bersama instansi dan institusi terkait— akan meningkatkan monitoring roda pemerintahan desa, termasuk penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

top

Karenanya, Kepala DPMD Bengkulu Selatan, Hamdan Syarbaini menekankan kepada seluruh Kades, khususnya yang berstatus Penjabat, tetap menjalankan roda pemerintahan seperti biasa, memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Jaga ketenteraman dan keamanan di desa. Beri informasi (transparansi program pembangunan dan keuangan desa-red) yang benar kepada masyarakat,” imbaunya, Sabtu (1/2/2020) siang.

Hamdan mengingatkan, Pj Kades yang telah ditunjuk wajib menjalankan tugas sesuai amanat bupati, tidak main-main dengan kebijakan sesaat dan semena-mena —termasuk dengan perangkat desa— sehingga tidak memicu gesekan dalam pemerintahan dan masyarakat.

Ditunjuk dan diangkat dari kalangan ASN, lanjut Hamdan, hendaknya seorang Pj Kades bertindak lebih profesional dan terukur, bukan menjadikan amanat jabatan sebagai ajang praktek skill aji mumpung. “Gunakan dana desa sesuai petunjuk serta aturan yang berlaku,” timpalnya.

Selain itu, mantan Camat Air Nipis ini secara implisit mengisyaratkan dalam waktu dekat bakal mengajak pihak berkompeten melakukan uji petik kegiatan pembangunan pada 142 desa se-Bengkulu Selatan.[rem]

top

TERKINI