by

Coba Bunuh Ketua LSM dalam Masjid, Kades Ini Kebal Hukum?

KEPAHIANG | DesaZone — Hingga hampir tiga pekan berlalu, kasus percobaan pembunuhan Ketua DPC PLPK-MS Kabupaten Kepahiang, Frans Naimi oleh Kepala Desa Babakan Bogor, Kecamatan Kabawetan, diduga belum ditangani serius kepolisian setempat.

Manurut Naimi, percobaan pembunuhan itu terjadi saat dia mendatangi Kades Babakan Bogor guna menyarankan lebih teliti mengerjakan pembangunan tugu inovasi desa —menggunakan Dana Desa 2019— yang kelihatan retak-retak, mumpung masih dalam masa pengerjaan, Kamis (5/12/2019) siang.

top

Alih-alih menerima saran, Sang Kades malah mengambil sebilah keris hendak menghabisi tamunya. Meski Naimi sudah mencoba menghindari bentrok fisik hingga bergeser ke sebuah masjid —berjarak sekitar 200 meter dari rumah Kades— tapi Si Kades makin membabi-buta mengejar calon mangsanya ke dalam masjid hingga muadzin menghentikan adzan dzuhur yang tengah dikumandangkannya.

Amarah Sang Kades jagoan dengan keris terhunus itu, lanjut Naimi, sepertinya telah melenyapkan ingatannya tentang adzab mendurhaka di rumah Allah, apalagi sampai mengganggu proses ibadah. Aksi kejar-kejaran terus berlanjut mengelilingi ruangan masjid beberapa kali sambil mengeluarkan kalimat akan membunuh.

“Muadzin itulah yang memegangi Kades Giran. Saya pun lari ke dalam mobil. Hari itu juga, saya langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Kepahiang,” paparnya kepada DesaZone, Minggu (23/12) malam.

Tepat seminggu kemudian, kasus ini ditangani penyidik bernama Andi. Saat ditelepon penyidik untuk diajak mengecek berapa jarak rumah Kades dengan masjid dan beberapa jauh jarak rumah Kades dengan masjid, Naimi tengah mengantar adiknya ke Muara Enim, Sumatera Selatan. Dia berjanji akan menemui Andi sepulang dari Muara Enim, Senin (16/12).

Naimi ke Mapolres Kepahiang sesuai janji, namun penyidiknya sudah diganti Barus selaku Kanit Pidana Umum, karena Andi dimutasi ke satuan lain. Barus mengajak Naimi menuju TKP sekitar pukul 15:00 WIB.

Saat di TKP, Barus hanya mendengar keterangan Kades dan saksi. “Keterangannya itu palsu. Sampai sekarang kasus ini belum ada kejelasannya,” timpal Naimi.

Dia berharap aparat penegak hukum bisa memandang kasus ini lebih obyektif. Hingga berita ini dipublis, Kapolres Kepahiang, Kades Babakan Bogor dan pihak berkompeten lainnya dalam upaya dikonfirmasi.

Informasi terhimpun, insiden percobaan pembunuhan ini sudah terdengar Satgas Dana Desa, sehingga menguatkan indikasi penyimpangan pembangunan tugu inovasi memang ada dan dimungkinkan sebagai “pintu masuk” auditor pusat tersebut.[nur]

top