by

Duet Kadin-Pusperindo, Energi Baru Nelayan Indonesia

-UMKM-40 views

JAKARTA | DESA.zone Indonesia memiliki kekayaan hasil kelautan yang sangat besar, namun belum tergali secara maksimal. Salah satu kendalanya adalah kapasitas SDM kelautan dan perikanan.

“Selain kelemahan kompetensi berbagai hal, kesulitan anggota kami adalah pemasaran aneka produk kelautan dan permodalan,” ujar Ketua Koperasi Pusat Perikanan Indonesia (Pusperindo), H Arfah Said Syukri, saat penandatanganan MoU dengan Kadin Indonesia, di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2020).

top

“Kami sangat membutuhkan binaan Kadin Indonesia dengan Program UMKM Naik Kelas, agar kami bisa berkembang dengan baik,” tegasnya.

Koperasi Pusperindo beranggotakan para nelayan dan pelaku usaha produksi dan atau penjualan hasil kelautan/ perikanan, tersebar di beberapa daerah se-Indonesia, berjumlah lebih 10 ribu orang.

Menurut Arfah, melalui MoU kerjasama ini pihaknya berharap mendapat binaan Program UMKM Naik Kelas, didasari kayakinan para anggota Koperasi Pusperindo bahwa Kadin Indonesia memiliki program tepat dan sesuai untuk mewujudkan harapan mereka mengembangkan usaha.

MoU Kadin-Pusperindo
Penandatanganan MoU antara Pusperindo dengan Kadin Indonesia.

Program UMKM Naik Kelas ini meliputi pembinaan dan pelatihan membuat laporan keuangan, perencanaan usaha, UMKM digital, packaging produk, strategi usaha, tatacara ekspor, serta pendampingan mediasi permodalan lembaga keuangan.

“Kadin Indonesia menyambut baik dan berupaya membantu anggota Koperasi Pusat Perikanan Indonesia, dalam pengembangan usahanya, antara lain memberikan pelatihan dan pendampingan dalam berbagai hal,” sambut Ketua Umum Kadin Indonesia, Eddy Ganefo.

Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang UMKM, Yockie Hutagalung mengatakan, untuk percepatan pengembangan UMKM secara ekstrim dibutuhkan regulasi pemerintah yang memberikan berbagai hal istimewa kepada pelaku UMKM. Pelaku usaha besar seharusnya tidak lagi bermain pada sektor yang semestinya dilakukan UMKM.

Duet Pusperindo dan Kadin Indonesia

“Kadin Indonesia sangat berharap keinginan berkembang bermunculan dari pelaku UMKM Indonesia. Kami akan berupaya melakukan pembinaan, pendampingan dan mencarikan pasar produk-produk UMKM,” timpal Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia, Raden Tedy.

Acara penandatanganan MoU ini dihadiri pula Kepala Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Bekasi Chairul Fadhly Harahap, Wakil Ketua Bidang Syariah Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia Junaidi Hisom, Wakil Ketua Pusperindo Imam Sutrisno, Bendahara PUsperindo Arief Rahman, Wakil Sekretaris Pusperindo Khasan Al Quzaeri dan Adi Suriadi Zebua, beserta pengurus lainnya.[yfi]

top

TERKINI