by

Gawat! Sirine Peringatan Dini Tsunami Rusak

-ANEKA-37 views

DENPASAR | DESA.zone Kerusakan enam dari sembilan sirine Ina TEWS di pesisir pantai Provinsi Bali mengkhawatirkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Bahkan, salah satu piranti peringatan dini tsunami tersebut dikabarkan tidak berbunyi lagi saat menjalani uji rutin, tiga hari lalu.

Kepala BPBD Provinsi Bali melalui Kepala UPTD, Nyoman Petrus Surianta menyatakan, enam sirine peringatan dini tsunami di Seminyak, Kuta, Kedonganan, Sanur, ITDC dan Tanjung Benoa memiliki potensi tidak berfungsi karena permasalahan alat.

top

“Salah satunya saat ini yang sudah terjadi (tidak berbunyi-red) di Tanjung Benoa. Berbagai langkah ditempuh, dari pemeliharaan yang terus dilakukan, menurunkan komponen di sirine Tanjung Benoa, hingga mengajukan sirine baru melalui APBD Provinsi Bali,” ungkapnya dalam pertemuan bersama instansi terkait, Rabu (29/12020).

Menurut Nyoman Petrus, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, termasuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan di daerah wisata. Dukungan sarana, prasana dan penguatan sumber daya manusia dalam penanggulangan bencana merupakan hal mendesak dan harus diperhatikan demi mengurangi resiko bencana serta mampu mewujudkan pariwisata aman bencana di Provinsi Bali.

Sejak 2008, Bali memiliki sembilan unit sirine Ina TEWS sebagai sistem peringatan dini tsunami. Dibangun BMKG dan dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Bali, berlokasi di pesisir pantai Kedonganan, Kuta, Sanur, Serangan, Seminyak, Tanah Lot, Seririt, ITDC dan Tanjung Benoa. Setiap tanggal 26, uji fungsi rutin dilakukan BPBD Bali bersama BMKG sebagai upaya pengecekan kesiapan alat.[dhi]

top