by

Helmy Yahya Terzalimi, Wong Kito Angkat Bicara

-BUMN, UTAMA-180 views

JAKARTA | DesaZone Pemecatan Helmy Yahya sebagai Direktur Utama (Dirut) TVRI oleh Dewan Pengawas (Dewas) LPP TVRI memantik reaksi beragam berbagai kalangan. Publik menilai, pemecatan Helmy mengandung tendensi miring terhadap kemajuan BUMN yang dipimmin putera asli Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) ini kurun beberapa tahun terakhir.

“Helmy Yahya, Anda tidak sendiri. Selaku sesama orang Sumbagsel, kami akui kiprah Anda memajukan TVRI. Saat ini publik melihat TVRI sudah sangat layak menjadi tontonan masyarakat, bahkan melebihi televisi swasta. Kami akan senantiasa mendukung kemajuan bangsa dan negara,” ujar Ketua Umum DPP Kesatuan Aksi Angkatan Muda Sriwijaya (KAMSRI), Kemas Abdur Rohim, di Jakarta.

top

Dia sangat yakin, Helmy bukan sosok kaleng-kaleng, sehingga masih sangat dibutuhkan BUMN lain, seperti PT BA dan PT Semen Baturaja.

Karenanya, lanjut Kemas, dipecat dari TVRI bagi seorang Helmy bukan hambatan melanjutkan perjuangan. Justru akan semakin menguatkan soliditas sesama Wong Kito —Sumbagsel— menggencarkan andil dalam pembangunan, bahkan akan makin banyak melahirkan orang hebat lainnya yang siap memimpin negeri.

“Legowo adalah pilihan bijak demi pencapaian lebih tinggi. Anda itu bagian dari kami, seperti juga Kanda Jenderal Prof Muhammad Tito Karnavian, Erick Tohir, Budi Karya Sumadi, Puan Maharani, Kanda Firli ketua KPK, Agung Firman Sampoerna ketua BPK, dan Kiagus Badaruddin ketua PPATK. Mereka orang-orang hebat yang kami banggakan,” ungkapnya.

“Terima kasih kepada dulur kito Erick Thohir, Menteri Negara BUMN yang sudah sangat bijak memutuskan, serta bekerja keras mengurus semua lembaga BUMN, termasuk TVRI,” tutup Kemas.[yfi/don]

top