by

Makin Gencar, Pemkab Sarankan Penganggaran Satu Perawat Tiap Desa

BENGKULU SELATAN | DESA.zone Kurun dua bulan terakhir, upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan mendorong pemerintah desa menanggulangi pembiayaan program satu perawat tiap desa semakin digencarkan.

Hampir dalam setiap forum musyawarah terbuka —termasuk Musrenbangcam— Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi tak henti-hentinya mengingatkan kebutuhan kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.

top

Ditemui usai melantik anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tiga desa di Kantor Camat Seginim, Rabu (26/2/2020) sore kemarin, pria berkepala plontos ini kembali menegaskan salah satu peruntukan dana desa (DD) adalah menjamin kesehatan masyarakat, baik berupa pengobatan maupun menyiapan saran dan prasarana kesehatan/tenaga medis.

Memandang anggaran dari kabupaten saja belum tentu mencukupi, Gundul, sapaan akrab abituren SMANSA Bengkulu Selatan ini meminta pemerintah desa turut mem-backup dalam bentuk menyiapkan tenaga perawat kesehatan, satu desa satu perawat.

Menanggapi saran demikian, Camat Seginim mengatakan pihaknya sudah menghimbau 21 pemerintah desa di wilayah itu merespon positif, kebetulan saat ini tengah menjalani proses evaluasi penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2020.

“Umumnya, semua desa setuju dan mendukung. Saat ini nominal biaya yang harus dimasukkan dalam APBDes sedang digodok,” pungkasnya.

Terkait nominal anggaran perlu disiapkan pemerintah desa serta tahap konsultasi teknis pemerintah desa kepada OPD berkompeten, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan Siswanto SSos MSi saat dihubungi via pesan instan whatsapp, Rabu malam sempat tidak merespon.

“Silahkan PMD dan Pemdes yang menentukan besaran anggarannya,” sahutnya, Kamis (27/2) pagi.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Hamdan Syarbaini SSos MSi masih dalam upaya dikonfirmasi.

Pantauan DesaZone di lapangan, program ini masih menyimpan pertanyaan sebagian kecil kalangan pemerintah desa, terutama terkait aspek manfaat/efektifitas bagi desa-desa dekat kawasan perkotaan atau berdekatan dengan Puskesmas.[lim]

top